Kebijakan yang Bijak..

Mulai Juni 2012 telah ditetapkan dp pembelian kendaraan bermotor roda dua minimal 25%. DP minimal 30% untuk pembelian kendaraan bermotor roda empat untuk keperluan non produktif (kendaraan pribadi). DP minimal 20% untuk pembelian kendaraan bermotor roda empat atau lebih untuk keperluan produktif (merupakan kendaraan angkutan orang atau barang yang memiliki izin yang dikeluarkan oleh pihak berwenang untuk melakukan kegiatan usaha tertentu atau diajukan oleh perorangan atau badan hukum yang
memiliki izin usaha tertentu yang
dikeluarkan oleh pihak berwenang dan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional usaha yang dimiliki)
(blognyamitra)

Secara teori kedepannya tidak akan ada lagi motor dengan dp 500ribu bahkan tanpa dp, karena leasing harus menaati aturan tersebut. Tetapi kalau melihat “pandai” nya warga Indonesia, kemungkinan besar praktek dilapangan tidak akan seperti itu. Entah cara apa lagi yang akan dilakukan leasing guna menjerat konsumen, mungkin dengan diskon dp, subsidi dp dsb. Sebenarnya patut kita apresiasi kebijakan baru pemerintah yang menerapkan dp minimal untuk pembelian kendaraan bermotor. Tujuannya jelas mengontrol atau menghambat laju pertumbuhan kendaraan yang semakin membludak.

Sebenarnya dari diri kita sendiri juga bisa ikut serta mengontrol laju pertumbuhan kendaraan dengan tidak konsumtif. Kalau sudah punya kendaraan, alngkah baiknya kita tergiur dengan iming iming desain dan fitur. Mungkin saya setuju dengan artikel om ben disini, lebih baik kita mulai sekarang kita berpikir cerdas dan logis. Daripada memaksa membeli motor baru, alangkah baiknya kalau budget kita dialokasikan guna membeli rumah. Lebih baik kita memikirkan kenyamanan dan kesejahteraan keluarga kita dimasa datang.

Saya sendiri masih setia mbebek, kalaupun dikasih rezeki berlebih hal yang saya utamakan adalah rumah sebagai tempat berteduh keluarga kecil saya. Tak perlu minder dan tak perlu nelongso jika sampean masih pakai motor jadul, yang penting motor jadul sampean bisa menghasilkan rezeki yang halal itu sudah patut disyukuri. Semoga dengan aturan ini, masyarakat tidak terjebak dalam perilaku konsumtif.

Posted with WordPress for BlackBerry.

19 thoughts on “Kebijakan yang Bijak..

  1. motor baru, pajak baru alias mahal.. daripada bayar pajak yang tiap tahunnya naik sedang nilai barangnya tiap tahun malah menyusut mending diinvestasikan ke hal yang lebih baik..
    tanah, ternak, ato lainnya..

  2. betul juga.
    Misal tiap taun kredit motor bs lunas (contoh gampang 20jt), kan duit segitu bisa buat beli sapi 2. Kalo bertahan gak beli motor selama 5 tahun, berarti bs utk beli sapi 10, belum lagi kalo dikawinin trus beranak. Maka dlm jangka waktu 10tahun, aset akan bertambah, bukan berkurang spt halnya jual janda motor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s