Artikel Sudah Direvisi, Ah Indahnya Dinamika Ngeblog..

scr000104.jpg

Berhubung TMC sudah merevisi artikelnya, sebagai bentuk fair play artikel saya revisi. Perihal artikel tandingan atau bukan, menurut hemat saya kritikan lewat blog lebih kena. Semoga kedepannya konten blogger semakin berisi dan semakin mencerahkan. Last, indahnya dinamika ngeblog. Bagi yang ingin memberikan opini motor investasi atau bukan kolom komentar masih saya buka.
Salam.

52 thoughts on “Artikel Sudah Direvisi, Ah Indahnya Dinamika Ngeblog..

  1. mungkin perlu ada ahli/pakar keuangan atau investasi yg lebih faham mana barang yg dianggap investasi, sehingga bisa dijelaskan secara teori investasi.

    mungkin bisa aja sebagian orang menganggap motor adalah investasi dan sebagian lain bilang bukan investasi…. nah pemahaman investasi apa yg melatarbelakangi perbedaan pemahaman tersebut?

    perlu tabayyun tau cek n ricek kepada ahlinya dalam hal ini ahli keuangan.

    Keep independen😀

    • Betul…
      Sudut pandang yang berbeda terhadap sebuah “kata”
      Ini adalah sifat asli manusia, dan itu mungkin masih wajar
      Bbrp orang yang lain mungkin menganggap bukan investasi
      tapi yang lain bersikukuh itu adalah investasi……

      Sesuatu yang biasa🙂

  2. La kan realitanya begitu to um?memang kalo dijual itu rugi,tapi kan bila sewaktu waktu butuh duit bisa lebih cepat to?toh,dgn motor jg bisa dipakai buat kegiatan produktif,semisal buat jualan sayur,buat angkutan ke pasar,buat pergi ke kantor.bukankah itu sebuah investasi juga(kalo ga salah ada istilah inventaris,semisal inventaris kantor..saya rasa inventaris itu masih berkaitan maknanya dg investasi jg)..

    Berpikir terbuka,berpikir positif,berpikir dewasa.dunia itu luas bos,mari ngopi2 dulu sambil menikmati indahnya indonesia.

  3. Pengen ngasi pandangan aja si.

    hmmm.. terlepas dari masalah apakah beli secara kredit atau cash, beli motor bisa jadi investasi kalo motor tersebut digunakan untuk hal yang produktif dan menunjang kegiatan. Kalo diliat dari sisi pandang investasi uang ya seperti kalo misalkan contoh yang sangat sederhananya si A punya usaha cuci baju yang tadinya ga terima jasa antar jadi terima jasa antar dengan membeli motor dan bisa mengeruk pendapatan lebih dengan men-charge biaya antar. Dan investasi bisa dari berbagai bentuk tergantung keinginan si investor.

    Kalo beli motor untuk memuaskan keinginan jelas bukan bentuk investasi karena justru ga ada timbal balik apa pun selain mengeluarkan uang dan memenuhi hasrat.

    Dulu pernah ada yang bahas perihal motor tua bisa punya harga lebih tinggi dari motor baru (contoh kayak BSA atau motor2 tua lainnya yang jadi incaran kolektor). Well, kalo secara nilai uang ya memang lebih tinggi setelah sekian lamanya, tapi butuh berapa lama? Dan gimana cara trackingnya? Gimana bisa tau kapan sebuah produk akan dianggap antik dan memiliki nilai antik sampai orang mau mengeluarkan uang yang besar untuk membelinya? Katakanlah kalo saya sekarang nge-keep Ninja250R saya untuk 50 taun ke depan kemungkinannya hanya ada 2, menjadi rongsokan atau benar2 menjadi punya nilai antik yang rela dibayar tinggi oleh orang lain, dan jika iya saat itu umur saya sudah 70 taun. Apakah worthed? Bagi saya si meskipun secara nilai uang naik tapi bukan tempat yang bagus untuk investasi (secara uang). Karena mau bagaimanapun nilai motor secara uang mengalami penurunan setelah dibeli dari dealer dan akan terus turun sampai ngga tau kapan sampai ada fenomena kolektor motor tua menghargai itu sebagai antik dan punya nilai tinggi.

    Ga usah ngomongin BSA atau Norton yang emang udah jadi incaran kolektor. Harley-Davidson tua jadi incaran karena punya nilai historis salah satunya karena berada di jaman perang dan termasuk pabrikan motor tertua sehingga produk2 pertamanya sangat dicari, makin tua, makin orisinil makin mahal. Pertanyaannya, untuk Harley-Davidson keluaran taun 2011? Kira2 butuh waktu berapa lama untuk bisa dianggap memiliki nilai antik dan bernilai lebih dari harga aslinya di taun 2011?

    Anyway, itu cuma pandangan dari saya yang belum punya pengalaman kerja secara full.

    • lah ini bisa dikatakan pencerahan.

      Saya memandang dari mayoritas pembaca, tidak semua pembaca kritis. Seringkali informasi ditelan mentah mentah.

      Tolong sampean juga bikin artikel, karena kadangkala pembaca jarang baca komentar.
      Salam

      • hwaduh.. :p jujur saya bikin artikel tentang apa yang ingin saya tulis :p kalo lagi ga mood ke sana ya belum tentu saya tulis. kalo memang berminat sticky aja ke artikel (bukan mau promosi loh, cuma daripada mengharapkan saya bikin artikel yang gatau kapan bakal dibikin)

      • Nambahin lagi ah (biar seru) :p sejauh yang saya tau tujuan investasi adalah selalu untuk mendapatkan keuntungan. Karena itu lagi menurut saya menjual motor kala memerlukan uang bukan bentuk investasi, tapi hanya BU semata.

  4. kalau menurut ane motor bisa jadi investasi kalau kondisi keuangan lagi kepepet,, misalnya bayar kuliah buat anak,, karna lagi gak ada duit,, bisa jual motor. atau bisa juga buat disewakan ke orang,, dapat menghasilkan uang kan? dan lain2nya. janganlah berfikir dari sudut pandang yg sempit… mungkin investasi yg dimaksud tmc beda apa yg dipikirkan cafebiker…

  5. ini copy paste dr komentar yg ada di TMC:
    ====================
    dowey padaMaret 3, 2012 pukul 1:08 pm berkata:
    Yup beli motor adalah
    Investasi
    _________________________
    __ kurang setuju kang…
    beli kendaraan bukan
    investasi, begitu dibeli dan
    dipake harga jual kembali
    langsung anjlok… dan tidak
    se’liquid’ emas atau tanah yg nilainya nanjak terus…
    kecuali emang collector item…
    atau unit langka… mo investasi riil mending emas
    atau tanah….
    ==============================
    Taufik:
    he he betul mas bro . . .
    saya salah tulis, yang
    saya maksut investasi
    itu . . . bahwa motor itu
    ada value nya .. . mosok
    baru beli tiba tiba besok ada yang versi
    barunya . . . seakan 2
    inverstasi kita yang
    sudah pasti menyusut
    semakin ambroll
    kalo gini istilahnya apa ya? bingung aku

    ==============================

    dikomentar tsb bung taufik udah memberi keterangannya. Waktunya juga jauh sebelum tulisan ini diposting.
    gua heran, akhir2 ini banyak bloger yg cenderung memojokkan TMC, IWB, dan Triatmono.

    Apa ada perasaan iri karena blog mereka selalu paling banyak pengunjungnya???

    Apa ada perasaan iri karena mereka (TMC & IWB) mendapat kesempatan jajal produk terutama yamaha?

    Trus dg triatmono juga gitu, pasti gara2 test bbm mio j.

    Seakan ada pergerakan untuk menggulinggan ketiganya.

    ================================

    Kritikan merupakan sebuah
    bentuk kepedulian terhadap
    yang dikritik, dan kritikan bukan
    sebuah bentuk penyerangan
    atau penjatuhan terhadap
    seseorang.

    ================================
    kalo anda mengkritik diblog anda, itu berarti penyerangan dan penjatuhan thd seseorang.
    Harusnya anda mengkritik diblog yg bersangkutan (TMC).

    Cari musuh lebih mudah drpd cari teman

    • maaf bro, saya gak pernah baca komentar selain di blog saya, saya cuman baca artikel. Jadi sory kalau bisa dikatakan repost. Untuk guling menggulingkan, dari lubuk hati tidak ada maksud tersebut. Lagian blog dari kota kecil ngapain susah susah (bisa dikatakan mustahil) menggulingkan TMC yang sudah sangat eksis dan diakui di jagat maya😀

      • sekadar saran aja mas bro. karena sering revisi terhadap tulisan di sebuah blog itu biasanya dilakukan dalam menanggapi komentar-komentar yang masuk. jadi saya rasa, sebuah artikel harus dibaca menyeluruh, yang berarti termasuk menyimak seluruh komentar sampai akhir… itu juga termasuk bagian dari kroscek kan. kalo sudah begini…. kan kasian TMC…… yang bersangkutan sudah memberikan klarifikasi tapi gak turut dimuat dalam blog’e sampeyan….. ditambah suasana yang lagi ‘panas’, wah makin runyam deh jadinya

  6. Yg bener motor itu inventaris bukan investasi,baik punya pribadi atau instansi, BBM makin meninggi,siap2 makan nasi ama terasi😦

  7. Beli motor bisa dikatakn investasi … tapi ada syaratnya
    ini berhubungan dengan dari sudut pandang kita melihat , apakah merupakan investasi langsung atau investasi tidak langsung.

    1.Investasi tidak langsung : contoh

    Mr A Punya uang Rp 10 juta
    Mr A : butuh motor untuk transportasi
    Mr A : Beli motor harga Rp 8 juta (Baru)
    Mr A : dalam 2 tahun motor dipakai memakan biaya oprasional Rp 1 juta
    Mr A : Menjual motor dengan depresiasi 20% : Rp 6.4 juta
    Mr A : Penyusutan Rp 1.6 + 1 juta (oprasional) = Rp 2.6 juta

    Apakah tetap rugi ? Tidak. Karena dalam waktu 2 tahun Mr A mendapatkan benefit
    1.memiliki alat transportasi, 2.Rp 8 juta kalaupun didiamkan tetap terkena effek inflasi
    3.Mr A tetap akan mengeluarkan biaya lebih dari 2.6 jt untuk trasportasi umum dengan asumsi Rp 5000 per hari x 2 tahun = 3.650.000

    2. investasi langsung

    Mr B punya uang Rp 10 juta
    Mr B : tidak butuh motor tetapi ingin investasi
    Mr B : Beli motor – Vespa Rp 5 juta (baru)
    Mr B : Melakukan Rekondisi dan memodifikasi motor : Rp 2 juta
    Mr B : Mencari peminat motornya, Motor terjual Rp 7.5 juta

    Apakah untung ? Tentu saja, asalkan Mr B tidak menahan motor terlalu lama, karena uang yang didiamkan dalam bentuk barang memang menjadi Asset. tetapi jika terlalu lama, uang yang diinvestasikan akan kehilangan peluang untuk diputar.

    Soal TMC Blog yang menatakan kehadiran kehadiran Mio Injeksi di bantah oleh ATPM YIMM, tentu itu merupakan taktik dari ATPM YIMM, karena untuk segmen skutik mainstream, kehadiran produk baru jelas akan membuat depresiasi motor (mio versi lawas) akan meningkat. Sudah kewajiban ATPM untuk “melindungi” konsumenya terutama terhadap depresiasi harga, terlebih akibat prduknya sendiri

    Kesimpulanya ? yup beli motor adalah investasi. FYI mbah sendiri juga “main” moge bekas, dan memang beli motor adalah investasi.

  8. wah jarang jarang nih mbah dukun komen panjang😀

    Kalau dilihat dari sudut pandang apa yang diungkap sampean mbah memang bisa dikatakan betul. Tapi yang jadi masalah adalah mayoritas pembaca/konsumen kelas menengah/menengah bawah bias mengartikan investasi atau inventaris. Dan beli motor baru merupakan kebutuhan akan sarana dan bukan sebagai bentuk investasi. Kalau dijual benar apa kata bro vans, butuh uang. Untuk motor bekas, terlebih barang antik itu lain lagi. Pan saya ngomong motor baru. Tapi terima kasih masukannya mbah.

    Dan minta tolong dibuatin artikel donk ( terlepas nanti mengkritisi saya atau nggak), kalau gini kan nantinya ada bahasan yang khusus berbicara mengenai motor merupakan barang investasi atau inventaris. Dan pada akhirnya pembaca bisa ngerti dan lebih selektif dalam membeli motor.

    Bagi para pembaca, siap siap

  9. beli motor adalah Investasi . . . apa jadinya kalo beli motor bentar lagi ada penerusnya yang lebih advance dengan harga yang Beti alias beda tipis…….

    ============================================================================

    sebenarnya gak perlu penjabaran mendalam dari kalimat di atas. ‘beli motor adalah investasi’ adalah sebuah keadaan kondisional/bersyarat, karena di belakangnya dijelaskan syarat-syaratnya, apa itu? ya 1. harus advance => nah ini mungkin yang perlu dijelasin, apa fitur, persepsi merek, teknologi, bla bla, 2. harga yang beda tipis……. atau dengan kata lain, carilah motor yang selisih harganya sedikit tapi jauh lebih canggih…….

    pelurusan dari segi bahasa dulu karena saya berbahasa Indonesia sehari-hari😆

  10. akhir-akhir ini artikel di sini sering nyindir orang, ap kurng kreatip ya? soalny yg ngikutin itu biasanya kurang kreatip, isinya cuma kritik paling bagus cuma penyempurnaan

    • JEPUNCYCLEFU*K

      anda merasa warung ini nyindir?
      saya malah tidak merasa begitu.
      justru warung ini memberikan bahasan yang merupakan pembanding dari menu di warung sebelah.
      jangan sampai menu di warung sebelah jadi suatu kebenaran mutlak.
      pembanding itu perlu.

      yang pasti, saya juga merasa kalau ada warung yang seperti jadi corong atpm.
      warung cb terasa lebih asyik dikunjungi, walaupun saya jarang komen.
      kalau bualan dari atpm, bisa kita baca di media otomotif.
      dari blogger, ya enaknya seperti ini menunya.

      maju terus, cb

  11. Apa yang ente maksudkan dengan pembaca kelas menengah??
    Lu kira pembaca blog pada bego gitu, perasaan yang ribet lu aja deh, pake ngributin masalah beginian
    Saya rasa mayoritas pembaca blog itu well educated atau bahkan bisa dikatakan bike enthusiast yang mana mereka gak segampang yang lu kira nelan mentah2 tiap artikel yang mereka baca.. jangan samakan pengunjung blog dengan pembaca koran pinggir jalan
    Maksud lu ngritik tmc sih baik, tapi cara lu kurang etis, harusnya lu cukup tulis coment yang jelas2 punya kemungkinan lebih besar dibaca sama tmc, bukan malah bikin artikel yang kesannya seperti artikel tandingan begini

      • Gak perlulah anda berkata seperti itu ucapan atau perkataan itu mencerminkan ke pribadian seseorang jangan2 anda yg seperti itu, orang yang bca jg tw kok niat yg tulus dari yang pny artikel.

  12. Terima kasih kritiknya sobat ku mas Eko . . iyah saya sadari istilah tersebut nggak pas . . . solae nilainya pasti menyusut . . . dan di artikel sudah saya coret, sudah saya ganti dengan kalimat yang mungkin lebih pas, terima kasih sekali lagi, kepp silaturahim😀

  13. Terima kasih kritiknya sobat ku mas Eko . .
    iyah saya sadari istilah tersebut nggak pas . . .
    solae nilainya pasti menyusut . . . dan di artikel
    sudah saya coret, sudah saya ganti dengan
    kalimat yang mungkin lebih pas, terima kasih
    sekali lagi, kepp silaturahim =================================== tuh kang Haji aja nyadari koq dan sudah buat Revisinya , tapi kenapa yang coment disini masih aja ga percaya. Coba seandainya kita semua satuHATI alangkah Indahnya Dunia ini. Maju terus otomotif Indonesia… Secangkir kopi untuk semangat Indonesia.

  14. Beli motor itu bukan investasi,karena investasi sejatinya membeli suatu barang dan berharap kelak menghasilkan keuntungan.
    Kalo orang beli motor itu bukan investasi tapi suatu kebutuhan dan gak ada keuntungan finansial sedikitpun yang ada hanyalah menunjang aktifitas kita sehari2.

  15. Blogger harus berjiwa besar, salah ya ngaku salah trus perbaiki, benar tapi disalahkan ya monggo di konter dengan bahasa yang lugas dan data fakta yg valid. walaupun blog aing kumaha aing, tetep aja yang baca banyak orang, hak kita dibatasi oleh hak orang lain!! Betul begitu mas kopi eh cafebiker hehehe….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s