Blogger Ibarat Nos Bagi ATPM

word-of-mouth-marketing.jpg

Eksistensi blogger dewasa ini sudah sangat diakui, dan jumlah blogger semakin hari semakin meningkat. Motivasi setiap blogger pun beragam, dari yang cuman mengungkapkan isi kepala melalui tulisan sampai yang mengincar rupiah. Tak ketinggalan juga, jenis blogger pun kian beragam. Mulai dari blogger idealis sampai blogger komersil. Tak ada yang salah dengan semuanya, tergantung dari sudut mana kita memandangnya. Mungkin bagi saya blogger dikatakan salah tatkala seorang blogger dengan sengaja menyesatkan pembaca demi kepentingan pribadinya atau golongan.

Sekarang kita spesifikan jenis blogger sesuai yang kita bicarakan saat ini, yakni blogger otomotif. Tidak dapat dipungkiri selain promosi melalui media cetak dan elektronik, atpm pun melirik blogger sebagai bagian dari strategi marketing word of mouth. Dan mayoritas blogger saat ini sadar atau tidak sadar, sengaja maupun tidak sengaja lebih menguntungkan atpm daripada merugikan.

Maka tidak heran penjualan atpm semakin moncer, bahkan sampai mencetak rekor muri. Disini bisa dikatakan blogger lebih bisa “menjual” produk atpm daripada menghambat penjualan atpm, apalagi menghentikan penjualan atpm. Realistis saja prosentase konsumen yang mengkonsumsi blog sangat sedikit dibandingkan konsumen yang bukan pengkonsumsi blog. Pun begitu prosentasi blogger yang menguntungkan atpm lebih banyak daripada blogger idealis. Disinilah semakin berat tugas blogger “idealis” melawan gempuran promosi atpm ditambah dengan bloger bloger berbayar. Saya tidak akan menuduh, ambil contoh saya sendiri. Jujur dulu awal ngeblog sehabis diundang atpm, sungkan kalau tidak memuji produk atpm. Akhirnya lahirlah sebuah artikel yang isinya kadang tidak sesuai dengan apa yang saya rasakan.

word-of-mouth.jpg

Melihat kondisi yang demikian, seharusnya pantas kita apresiasi teriakan teriakan dari blogger idealis tadi, terlepas kadang ada yang kasar dalam penyampaiannya. Apa jadinya kalau semua blogger binaan atpm tanpa adanya kontrol, akan seperti apa nantinya. Bagi mayoritas pembaca, blogger idealis mungkin hanya sebagai pelengkap. Karena mayoritas pembaca masih suka mengkonsumsi blogger umum (bukan idealis dan bukan berbayar). Apalagi bagi mayoritas konsumen, malah tidak ngeh akan keberadaan blogger.

Kenapa seperti itu, jikalau saya memposisikan sebagai pembaca kadangkala saya juga butuh bacaan yang ringan dan menghibur tanpa memperdulikan kualitas artikel. Sangat jarang pembaca tertarik dengan kualitas artikel. Itu makanya blog seperti Mind genesis dan eyang Edo Rusyanto kalah ramai dibanding bloger blogger kondang. Itu makanya ST12 lebih digemari daripada bali lounge atau Gong 2000.

Melihat pemaparan diatas, sangat wajar jikalau penjualan atpm semakin ngacir. Promosi gencar yang dilakukan mendapat dukungan dari adanya blogger yang mayoritas mendukung promosi tersebut (sengaja maupun tidak sengaja). Tidak munafik saya juga kadang masih suka menulis informasi motor (seperti mengulas duke:mrgreen: )meskipun menganalisa ala kadarnya atau memang saya suka dengan motor tersebut. Toh ujung ujungnya menguntungkan atpm juga kan. Bisa dikatakan sebenarnya blogger sebagai “nos” bagi atpm. Dan terakhir semoga semakin banyak blogger idealis atau blogger independen yang bertugas mengontrol, atau menghadirkan sesuatu yang lain ditengah seragamnya bahasan blogger saat ini. Bagi konsumen (bukan pembaca) blogger idealis dan kritis memang tak berarti apa apa. Tapi bagi atpm, blogger idealis dan kritis masih menjadi “musuh” setelah sang kompetitor.

Posted by Wordmobi

29 thoughts on “Blogger Ibarat Nos Bagi ATPM

  1. bagi saya bloger idealis sangat brarti sekali.jujur sy kl baca artikel sbektif tdk independen ato apa istilahny,bacany srabutan,tp biasany kl yg artikel independent sy kbih ngematke/pelan2 bacany.top,saya dukung bloger idealis-obyektip.

  2. Beruntunglah ane gak deket sama atpm tp deket sama keluarga Alhamdulillah😀.

    Tapi ane mau tau.sebenernya sejauh manakah blogger itu disebut blogger titipan, bayaran, dan sbgainya?

    Soalnya kl diperhatikan jd berbau fitnah yg sangat bahaya kl gak dijelaskan.

    Ane blogger baru yg punya blog warna warni😀, kadang menulis otomotif yg mmng hobby yg telat😀, kadang menulis mslh agama kadang masalah serba kuliner.

    Nah seperti misalnya tulisan kuliner,..saat ane cb satu kuliner itu apa bisa ane disebut sebagai blogger titipan warung kuliner tersebut? 😀

    mungkin sama halnya dgn blogger yg dibilang titipan atpm trtentu yg ane msh gak paham kriterianya, mungkin CB lbh tau krn prnh masuk ke dunia atpm dan prnh diundang yg kemudian skrang tobat😀.

    Ane mendukung tulisan yg kritis,independen, serta idealis dan ane sdng belajar ke arah situ..😀

    nice artikel sob.

  3. Yo siap2 aja dikatakan blog cupu cak,ra terkenal,yen warunge smpyan ws akeh pengunjunge mengko virus serta racun iku pd teka trus dg sistematis ngracuni smpyan tur sing paling bahaya iku adu domba,lihatlah wktu pembentukan OBI disegaja/disadari ato tidak itu habis gegeran ayumi,blogger ternak dsb,ane sgt suka tulisan smpyn krn kritis dan apa adanya,pumpung masih muda trus berkarya sing penting siap2 ususe sing dawa,trus ojo sering nesunan,hidup bloger independen.LANJUTKAN !!!

  4. untk menghadapi blogger idealis..maka dikirimkanlah “pembunuh bayaran”
    aka komengtator bayaran
    komen sampah..tebar fitnah n adu domba sana sini..

  5. blogger dibayar untuk membantu menyampaikan kejujuran masih sy terima toh mereka mendapatkan data dengan keringat dan susah payah hasil tes malah sampe turing beratus2 km

    Tp blogger yg dibayar utk bantu ngibul lebih banyak contohnya coba aja search di google dgn kata injeksi . . Blogger seperti ini yg harus dibasmi

  6. dinegara ini mencari orang yg idealis ibarat mencari jarum ditumpukan jerami, sulit sekali. orang idealis dianggap sebagai mahluk aneh. junjung tinggi kejujuran meskipun kejujuran tersebut harus dibayar mahal, karena kejujuran akan menguntungkan banyak pihak.

  7. Tidak di suruh pun … para pemirsa/ pembaca blog sudah banyak yg cerdas untuk memilih mana yg layak ‘dinikmati’ (dibaca – red). Blogger’s silakan jalan dengan motivasi dan kreasi masing2x…! Waktu yg membuktikan…siapa yg konsisten dan siapa yg mendem. “Bro CB…coba belajar ikhlas dan istiqomah..! Insya ALLOH, tetap kritis tapi hati adeemmmm…Mau ?”

  8. meskipun belakangan artikel2 bro eko agak rada2 pedassshhh… dan panassshhh… , jujur bro saya malah tambah suka bacanya. Terus berjuang aja deh buat bro eko… Hidup Idealis Blogger…

  9. blogger bayaran itu harus ada… kenapa ? sebab idealis itu ada karena adanya oportunis… ada kanan, ada kiri… ada depan ada belakang.. ya to ? ada penjahat, ada pahlawan.. ada panas, ada dingin… ya to ?

  10. yang penting tetap jujur dalam menulis, apa adanya jangan ditambah-tambah, jangan dikurang-kurangi, jangan sampe disebut Blogger Sesat😀

    Masalah SEO, ane pribadi lebih kearah bagaimana segenap kemampuan SEO yang selama ini ada dikepala bisa diterapkan, nah kebetulan ada salah satu ATPM mengadakan perlombaan SEO, yo wis saatnya unjuk gigi. So gak mandang ATPMnya siapa, tapi yang penting bisa mempraktikan teknik SEO yang dikuasai, SEO? Dunia Lain.

  11. Kritis itu penting tapi ada porsinya…saya adalah konsumen fanatik, memilih motor hampir mirip dengan milih isteri dari pandangan pertama, komparasi dengan produk lain,jalan jalan ke dealer untuk mlototin bener bener kandidat calon motor yg mau dibeli…dan akhirnya kita putuskan untuk meminang…merupakan kebahagiaan tersendiri karena motor yg dipilih adalah hasil keringat jerih payah sendiri,..kepuasan adalah bayarannya saat tunggangan yg kita pilih ternyata memamg nomero uno…apa yg terjadi jika produk yg saya gunakan di kritisi tanpa data dan fakta serta hanya didasari perasaan tidak suka dan sok kritisi yg mengada ada…weel kalau saya tinggal delete dari bookmark beresss…he…he…he…Triatmono,satar,lingga,kangmase…4 blog yg sudah saya delete…enjoy aja lagi(maaf buat yg tidak berkenan)

  12. Ditengah gencarnya pemberitaan mio j yg hampir seragam diblog dan dengan pujian serta keunggulannya,apakah sesuai dengan fakta aslinya? Trus tidak ditutup2i segala kekuranganya.
    Seperti pengalaman mas CB:
    “Saya tidak akan menuduh, ambil contoh saya sendiri. Jujur dulu awal ngeblog sehabis diundang atpm, sungkan kalau tidak memuji produk atpm. Akhirnya lahirlah sebuah artikel yang isinya kadang tidak sesuai dengan apa yang saya rasakan”.
    Saran saya jadilah blogger yg benar2 berguna bagi masyarakat,bagi kelestarian bumi bukan berguna bagi kepentingan atpm tertentu.
    Terus terang aja saya pribadi paling gak suka blogger mengulas/menulis artikel tentang keberadaan motor2 2 tak,karena dengan mengulas artikel tersebut sama aja melestarikan motor2 penyumbang polusi.

  13. salam hangat mas CB

    justmyimage
    yg sy cermati jdi blogger memang dilema mzbro dlm mepublikasikan sebuah artikel apalgi dlm dunia bisnis khususnya otomotif, bila artikel yg dipublikasikan sejalan dgn atpm disebut antek atpm atw apalah sebutannya tpi bila sebaliknya yg dipublikasikan bertentangan dgn atpm disebut blogger sesat atw aplah namanya, padahal setiap blogger dlm menyampaikan sebuah tulisan memiliki harapan bahwa yg ditulis dpt dibaca dan dipahami dgn santai dan tidak emosi baik itu pro atw kontra atpm.
    Singkat kata bgi blogger yg di cap sbgai blogger corong atpm atw apalah sebutannya, saran dri sy cobalah setiap publish artikel di non aktifkan kolom komentar dan kolom likenya dan bt blogger yg dianggap sesat selain saran yg diatas para blogger jg jgn mau di adu domba dgn bloger yg lain.

    Mengajak bersama2 bt yg pro ‘membaguskan yg bagus’
    bt yg kontra ‘menjelekan yg jelek’

    salam blogger hood.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s