Asa Motor Touring yang Kembali Ada…

bajaj-avenger-220_3_560x420.jpg

Kemunculan GW250 dan rumor bahwa Bajaj akan menghadirkan Avenger telah membangkitkan asa sport bergenre touring. Seperti kita ketahui selepas era kejayaan Tiger, pamor motor sport bergenre touring hampir hilang. Digantikan oleh motor motor sport yang mbalap mbalap lah. Vixion, Ninja 250, CBR series, Byson sampai Scorpio. Mereka bukan identik dengan motor touring, tapi mereka punya ciri khas sendiri sendiri.

Disini Suzuki bisa dikatakan sangat jeli, jeli melihat segment touring yang lagi kosong. Suzuki mencoba bermain di sport touring premium, pun begitu dengan Bajaj Avenger yang menyasar petouring dikelas menengah. Harus diakui, sebenarnya definisi motor touring disini bisa dikatan bias. Mengapa, karena sebenarnya motor apapun bisa dibuat touring. Terutama NMP maupun scorpio dengan shock amblesnya, masih sangat nyaman dibuat touring. Tapi Bajaj Avenger bisa mengambil celah disitu, dengan desain yang dikhususkan mengutamakan kenyamanan boncenger bisa menjadi nilai plus Avenger.

gw250.jpg

Dikelas seperempat liter, GW250 masih menang mutlak dari kompetitor. Baik biker maupun boncenger masih sama sama nyaman. Apalagi melihat spek mesin yang SOHC, terlihat bahwa GW250 memang dikhusukan touring. Melihat kondisi seperti itu, apakah motor bergenre touring akan populer kembali. Dan apakah motor yang bagi penulis sebenarnya cocok untuk kalangan dewasa bisa meracuni segment anak muda yang pastinya suka motor sport murni seperti Vixion maupun Ninja 250..???

Posted by Wordmobi

14 thoughts on “Asa Motor Touring yang Kembali Ada…

  1. Suzuki jeli? Jeli atau terpaksa? Terpaksa atau gak punya model global lain di kelas 250cc?
    Pabrikan lain bukannya gak liat peluang di motor touring, tapi dari dulu pasarnya motor touring di Indonesia super duper kecil.
    Agak bingung jg sama tulisan Cafebiker yang mengklasifikasikan Tiger di kelas touring, tapi Scorpio, Vixion, dan Byson di kelas sport.
    IMHO Tiger, Vixion, Megapro, Pulsar, dkk itu (sama aja) kelasnya motor naked sport-touring. Hybrid, bukan pure touring kayak GW250 atau Harley.
    Dan jualan motor pure touring berharga mahal itu gak gampang!
    Tapi mungkin Suzuki gak niat jualan, cm pamer flagship doank..

  2. Strategi diferensiasi produk yang benar-benar (jeli) dan terbukti berhasil sebenarnya telah diterapkan KMI di Indonesia. Menggebrak pasar kosong dgn Ninja250, lanjut kelas motor trail (yg justru ditinggalkan Suzuki!) dgn KLX series, lanjut lagi lauching motor 650cc-100jutaan ER6n-Ninja650. Luar biasa..!! Suzuki: pabrikan tetangga jual skutik entry level, ikut ah. Pabrikan tetangga jual skutik retro, ikut lg ah. Hasilnya kita liat bersama kan kayak gimana..?! FU150 yg jd tulang punggung penjualan seakan gak dpt perhatian selain gonta-ganti warna plus facelift yang irit. Aneeeh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s