Antara Pemuda, Parpol, Blogger dan ATPM..

pencerdasan-otomotif.jpg

Bro/sist sekalian yang berbahagia, pernah liat iklan salah satu parpol yang menghadirkan anak muda sebagai “obyeknya”. Isi iklan salah satu parpol yang dominan warna ungu dan kuning (sebut saja nasdem) tersebut menggambarkan bahwa pemudalah yang bisa memberikan suatu perubahan di negeri tercinta ini. Kalau kita amati, dewasa ini pemuda ramai ramai dijadikan ujung tombak. Baik itu parpol, atpm, marketing, strategi marketing sampai segmentasi dagang.

Lantas adakah hubungan pemuda dengan Blogger, atpm dan parpol. Jelas ada dan itu berhubungan dengan tujuan baik parpol maupun atpm. Kalau bagi parpol jelas pemuda lebih bisa mobile dibandingkan dengan yang tua, pun begitu dengan orasi disetiap kampanye. Pikiran pemuda pun lebih muda dipengaruhi daripada elit politik yang telah malang melintang di dunia politik. Dengan iming iming materi yang berlimpah atau kaya dengan waktu yang singkat bisa membuat pemuda terbutakan hatinya. Dan pemuda pun lebih mudah menggalang masa, apalagi pemudi:mrgreen: .

mendidik-anak-cerdas.jpg

Beralih ke atpm. Pemuda yang dimaksud disini adalah blogger muda atau blogger baru. Mereka dengan sangat mudah dipengaruhi. Iming iming test ride, bocoran informasi dan popularitas bisa dengan mudah memabukkan blogger muda. Siapa sih yang nggak kepingin test ride, siapa sih yang nggak kepingin diundang atpm dan siapa sih yang nggak kepingin populer.

Memang itu sebuah pilihan, dan keputusan mutlak ada pada individu masing masing. Lantas apa tidak boleh bergaul dengan parpol, tidak boleh bergaul dengan atpm. Jawabnya sangat sangat boleh. Tapi kita sebagai pemuda penerus bangsa, kalau bisa memajukan dan benar benar merubah negeri kita yang sudah kadung carut marut.

kompetisi-instruktur-safety-riding-small.jpg

Kalau berpolitik, berpolitiklah dengan hati. Untuk politik memang sulit bahkan sangat sulit, tapi bukan berarti tidak bisa kan. Kalau menulis, menulislah dengan hati. Ingat, anda sampean membawa tanggung jawab terhadap tulisan anda loh. Bisa kok dekat dengan atpm tapi masih bisa idealis. Kita sebagai blogger juga berfungsi mengontrol kebijakan. Mengkritisi kebijakan atpm yang dirasa salah. Jangan cuman jadi penjilat dan corong bagi atpm. Mungkin bisa diibaratkan blogger adalah wakil dari pembaca/komentator.

Sekarang kembali ke diri kita masing masing, apakah mau jadi babu atpm atau rekan atpm. Karena kalau jadi babu kita bisa dimanfaatkan atpm, tapi kalau kita jadi rekan, atpm tidak bisa mempengaruhi kita. Suatu misal kalau produk atpm A cacat, tulis saja cacat. Kalau produk atpm bagus ya tulis bagus. Agar lebih netralnya, mungkin sebagai contoh. Atpm mengadakan lomba safety riding (ngapain safety riding dilombakan plus motornya gak ada spion pula). Tapi atpm juga bisa positif seperti memberikan mudik gratis bagi masyarakat yang memang membutuhkan. Dan kalau diundang atpm buat kebaikan khayalak semisal pengetahuan safety riding, wajib donk datang. Kan bisa di share ke pembaca🙂 .

Intinya kalau anda merasa sebagai blogger, memang harus dituntut pintar. Pintar dalam memilah apakah atpm memanfaatkan anda, atau mengajak kerja sama anda. Tiada yang lebih membahagiakan selain menulis dengan hati. . Tidak ada artikel titipan dan tidak ada artikel sesat, yang ada artikel anda adalah artikel cerdas. Kualitas artikel anda tidak dinilai dari seberapa banyak hits anda, tapi seberapa berguna artikel anda buat pembaca . Bagi CB nggak haram kok nulis gosip tentang motor, tapi kalau bisa diimbangi dengan artikel yang bermanfaat.
Semoga bermanfaat.

Pict 1 : bennythenggreat

Posted by Wordmobi

43 thoughts on “Antara Pemuda, Parpol, Blogger dan ATPM..

  1. mantep ni mas..
    gmana tanggapan mas cb dngan komengtator bayaran???
    ato komengtator yg menebar kbencian thd blogger terntu d blog lain?
    buat sy sbg pembaca biasa yg tjuan sy mencri ilmu,kalo g suka artikel blogger y ud gak ane baca lg lanjutannya ato confirm lewat imel untk bertanya..lebh santun bgt menrt sy..
    teruskan berkarya lewat blog dngan menulis dngan hati n tetep indpnden mas..

    • Soal komentator bayaran, biarlah mas. Yang penting mas nya sudah bersikap arif. Kalau tidak suka ya nggak usah dibaca. Kalau ada kritikan disampaiakan secara santun, itu saya setuju. salam

  2. yang penting berusaha nulis berdasar fakta dan data serta siap dengan konsekuensinya, mau independen atau tidak, bermanfaat atau tidak ga begitu penting. Karena kadang bagi sebagian orang tulisannya bermanfaat dan independen dan bagi sebagian yg lain tidak. Selalu ada pro dan kontra. Dan dari situlah timbul keseimbangan. Tulisan yang paling independen ya di buku diary. Btw untuk cafe biker bagi saya cukup bermanfaat menambah ilmu dan ajang diskusi. Terus berkarya mas bro. Salam

  3. Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur……… Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur……… Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur……… Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur………Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur………
    Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur………Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur………Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur……… Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur……… Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur………
    Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur……… Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur……… Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur……… Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur………Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur………
    Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur………Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur………Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur……… Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur……… Rejeki kuwi….uwis ono sing ngatur……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s