Etika yang Semakin Sulit Ditemukan, Tapi tidak Mustahil dilaksanakan..!!!

Bro sekalian yang berbahagia, dewasa ini semakin banyak sekali kita temui pengendara yang ugal ugalan di jalan. Dengan kondisi jalan yang sudah carut marut, kemacetan yang semakin parah membuat tingkat stress kita semakin tinggi ketika sudah dijalan. Mungkin untuk kondisi seperti itu “bisa” dimaklumi jikalau perilaku pengendara cenderung arogan. Realistis saja, sulit mencari orang yang bisa sangat sabar menghadapi situasi yang sudah capek terkena macet diperparah ulah pengendara lain yang bisa menyulut emosi jiwa.

Itu kalau di kota kota besar atau pas jalanan lagi macet, tapi kalau di kota kecil maupun di jalan yang tidak macet pun seringkali kita menemui pengendara yang ugal ugalan atau istilah kerennya sruntulan. Bisa lah kita sabra menghadapi pengendara sruntulan. Lantas kedepannya apakah akan semakin banyak jumlah pengendara yang sruntulan. Kalau bicara jujur pastinya iya. Oke mari kita coba cari akar permasalahan kenapa pengendara bisa sampai ugal ugalan.

Banyak faktor yang menyebabkan pengendara berlaku seenaknya dijalan. salah satunya adalah etika. Etika berkendara sangatlah penting diterapkan, karena dengan mempunyai etika kita bisa lebih menghargai orang. Tapi etika berkendara pun berasal dari perilaku kita sehari harinya. Yang pertama tentunya lahir dari didikan keluarga, apakah diajarkan etika sopan santun apa tidak. Bisa dipastikan ketika seseorang sudah mempunyai etika sopan santun di keluarga bisa sopan juga di jalan raya. Dengan mempunyai etika kita juga bisa menghargai orang.

Dan yang bikin kita ngelus dada semakin banyak saja anak yang kurang diajarkan sopan santun. Banyak anak muda sekarang yang tidak tau etika. Bicara sama orang tuanya saja berani bentak bentak, apalagi orang lain yang notabene tidak punya hubungan darah. Itu yang usia muda, kalau yang usia dewasa. Toh banyak juga pengendara bapak bapak maupun ibu ibu yang juga kadang seenaknya dijalan. Selain etika, kesabaran pun berperan besar. Teorinya kan kalau usia dewasa bisa lebih sabar, lebih bijak dan lebih beretika menghadapi suatu persoalan. Tapi praktenya banyak orang dewasa yang bertingkah seperti anak anak.

Itu kenapa didalam kemacetan baik yang muda maupun yang tua tidak mau saling mengalah. Kalau semua punya etika kemacetan bisa ditekan, kan yang bikin tambah macet adalah ulah orang yang tidak sabaran lalu mencari jalan sampai nggak ada jalan. Itu juga diperparah ketika ada pengendara yang menyerempet nggak mau minta maaf.

Dijalan yang lenggang pun kalau kita punya etika nggak akan kok ada pengendara yang ugal ugalan. Solusinya adalah, dimulai dari keluarga sendiri. Bagi orang tua coba lebih sering berkomunikasi sama anak, karena anak muda yang nakal bisa disebabkan oleh kurangnya perhatian sama anak. Bagi anak muda apa sih yang dibanggakan bisa berlaku seenaknya. Apa sudah terlihat jagoan. Kesuksesan sampean tidak ditentukan oleh ke sok jagoan sampean, tapi lebih pada ilmu, wawasan dan etika. Percuma kalau sampean jenius tapi nggak punya etika. Orang nggak akan pakai otak sampean. Karena masih banyak kok yang jenius seperti sampean. Begitulah kira kira kasarnya. Susah, memang susah. Tapi tidak ada salahnya kan untuk dicoba. Toh didalam darah kita sebenarnya sudah tertanam darah manusia yang sopan santun, ramah dan sangat beretika. Karena budaya bangsa kita masih menganut budaya timur yang sangat mengedapankan etika sopan santun.
Semoga bermanfaat.

Posted by Wordmobi

19 thoughts on “Etika yang Semakin Sulit Ditemukan, Tapi tidak Mustahil dilaksanakan..!!!

  1. Sabar salah,sruntulan jga salah..๐Ÿ˜€
    kita tertib lalu lintas dgn tidak sruntulan,yang dibelakang kita ga sabaran..
    Jdi serba salah,masbro..๐Ÿ˜€

  2. walah…bener dab!!! Pnglamn ane kmrn tabrakan sm pngguna mtor diperempatan yg tdk ada traffic light nya jd pake feeling sj buat tncap gas ato ngerem, disaat pngguna jln yg lain berhenti dg mksud mbri jln ane eehhhh nih mtor nyelonong akhirnya tabrakan sm smash ane, bknnya minta maaf mlah ane dimrahin…ya udah ane minta maaf bkn krn sy takut brkelahi ato ke polisi. Tp knp bnyk org sulit bgt cri kslahannya sndri????? Smg Tuhan melindungi& mberkahi org yg tabrakan sm ane. Amin

  3. disekolah ngga pernah diajarin sopan santun kalau sekarang. pendidikan moral aja di tiadakan kok. yang penting kejar nilai setinggi langit.
    percaya atau tidak, itu salah satu faktornya.

  4. Kata aa Gym dulu bilang “jagalah hati” diri sendiri dan keluarga jadi apapun itu dimulai dari kita, kalo udah bekeluarga ya keluarganya dijaga jangan melihat orang lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s